pengesahan

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini, ketua sidang, tim penguji dan Ketua Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Medan menyatakan bahwa laporan tugas akhir dari;
ROSMERI MANIK
NIM 0705091078
Dengan judul,
Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
Telah selesai diujikan dalam sidang pada tanggal 12 Agustus 2010 di ruang Delapan dan dinyatakan LULUS/TIDAK LULUS *) oleh panitia penguji
Medan, Agustus 2010
1. Moderator/Pembimbing
Rosita, S.E., M.Si./NIP 19621123 198911 2 001 (_______________)
2. Penguji 1
Alemina, S.E.,M.Si./NIP 19641115 199103 2 002 (_______________)
3. Penguji 2
Netty, S.E./NIP 19650202 199203 2 002 (_______________)

Disahkan oleh:
Ketua Jurusan Administrasi Niaga,

Nursiah Fitri, S.E.
NIP 19640222 199003 2 003
*) Coret yang tidak perlu

kata pengantar

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

KATA PENGANTAR
Penulis bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus karena kasih dan setia-Nya penulis mampu menyelesaikan Tugas Akhir ini tepat pada waktunya.
Penulisan Tugas Akhir ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menyelesaikan Pendidikan Program Diploma 3 Jurusan Administrasi Niaga Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Medan.
Penulisan Tugas Akhir ini ditulis berdasarkan data-data yang penulis dapatkan dari PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Jalan Krakatau Ujung No.100 Medan, ketika melaksanakan Praktik Kerja Lapangan pada tanggal 22 Februari 2010 sampai dengan 20 Maret 2010.
Penulis menyadari bahwa penulisan Tugas Akhir ini tidak dapat diselesaikan tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih buat keluarga tercinta terutama Ayahanda S. Manik dan Ibunda S. Bancin atas doa dan dukungannya serta pihak-pihak yang telah memberikan bantuan dalam bentuk moril maupun materi.
Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ir. Zulkifli Lubis M.I. Komp., Direktur Politeknik Negeri Medan.
2. Nursiah Fitri, S.E.,M.Si. selaku Kepala Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Medan.
3. Edy Sahputra, Sitepu, S.E,.M.Si. selaku Sekretaris Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Medan.
4. Safaruddin, S.E., M.Si. selaku Kepala Program Studi Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Medan
5. Rosita, S.E., M.Si. selaku Dosen Pembimbing penulis
6. Seluruh Bapak/Ibu Dosen beserta Staf Administrasi Jurusan Administrasi Niaga, Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Medan
7. Bapak Pasoroan Herman Harianja, Direktur Personalia dan Umum pada
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan
8. Parsaulian MT Manurung Senior Manajer Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan, Rijanto, S.Sos. Asisten Senior Manajer PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
9. Seluruh staf PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan khususnya pada Direktorat Personalia dan Umum yang telah banyak membantu penulis dalam pengambilan data
10. Untuk Saudaraku terkasih, Bang Mitro, Dek Ekki, dan, Dek Marke
11. Anak-anak Kozua (Viona,Yuni, Nursiah, Iin)
12. Indah Kartini, Maysarah teman kelompok PKL penulis
13. Seluruh teman-teman di kelas AB-6C.
Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini belum sempurna, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Semoga Tugas Akhir ini bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Agustus 2010
Penulis

Rosmeri Manik
NIM 0705091078

ABSTRAK
Keberhasilan suatu perusahaan tidak terlepas dari pimpinan seorang pimpinan dan orang-orang yang berada disekitarnya dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Mengingat semakin banyaknya tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh pimpinan tersebut maka peranan sekretaris sangat diperlukan untuk membantu meringankan tugas dari seorang pimpinan. Dengan adanya tugas sekretaris, maka seorang pimpinan tidak harus mengerjakan semua tugas-tugasnya sendiri karena tugas-tugas pimpinan tersebut dapat digantikan atau dikerjakan oleh sekretaris.

Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan antara teori dan kenyataan mengenai Tugas-Tugas Sekretaris Direktur personalia dan Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi dan tinjauan kepustakaan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, sedangkan teknik analis yang data yang digunakan adalah teknik deskripsi.

Tugas rutin yang dikerjakan sekretaris adalah: melakukan pengetikan, menelepon dan menerima telepon, menerima tamu, korespondensi, pengurusan surat-surat masuk dan filing. Tugas Instruksi yang dikerjakan oleh sekretaris adalah: penyusunan jadwal perjalanan, persiapan pengaturan rapat dan pengaturan keuangan. Tugas Kreatif yang dikerjakan sekretaris adalah: mengirimkan ucapan selamat, dukacita, memesan karangan bunga dan mengubah tata ruang kantor

Kata Kunci: Sekretaris, Tugas Rutin, Tugas Insidentil, Tugas Kreatif

ABSTRACT
The successful of a company can not separated from the manager’s helpful and the people who help the manager around the company in doing the company’s activities. Remembering that more assignments should be done by that manager so the role of secretaryis needed to hekp the assignment of a manager. Become decrease by the helpful of secretary, the manager’s don’t needed to do the whole assignments can be charged or done by the secretary well.
The purpose of this Final Assigment is to know and to compare between the teory and reality about the Secretary Director Personel and General duties at PT Pelabuhan Indonesia I (persero) Medan . The method used is library research method and field research method. The data used is primary data and secondary data and analisys methode used is descripitive

Routine duties which is done by secretary is typing, phoning, receive correspondency, making letter, arranging letter , and filing. The incidental that execute by secretary is arranging manager’s tour of duty schedule, planning the meeting, and financial management. The creative duties which is done by secretary is sending congularation great and condolence, booking garlende, changing office layout.

Keyword: Secretary, Routine Duty. Incidental Duty, Creative Duty.

daftar pustaka

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2009. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Hendarto, Hartiti. 2004. Menjadi Sekretaris Profesional,.Jakarta: Penerbit PPM
Nuraeni, Nani.2008. Panduan Menjadi Sekretaris Profesional. Serang: Visimedia Wursanto, Ignatius. 2006. Kompetensi Sekretaris Profesional. Yogyakarta: Andi.
Yatimah, Durotul.2009. Kesekretarisan Modern dan Administrasi Perkantoran . Bandung: Pustaka Setia.

daftar isi

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PERSETUJUAN
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR ……………………………………………………….…. i
ABSTRAK ……………………………………………………………………………………. iii
DAFTAR ISI …………………………………….………………….…..……….. v
DAFTAR LAMPIRAN ………………………………………………………………….. . vii
BAB 1 PENDAHULUAN …………………………..…..……………………. 1
1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul Tugas Akhir ..…………..….. 1
1.2 Rumusan Masalah Tugas Akhir …..……………………..…….. 2
1.3 Tujuan Penulisan Tugas Akhir ………………..………………. 2
1.4 Manfaat Penulisan Tugas Akhir ………………………………. 2
1.5 Sistematika Penulisan Tugas Akhir ………………………….. 3
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ………………………….………………….. 4
2.1 Pengertian Sekretaris ………………………………………….. 4
2.2 Jenis-Jenis Sekretaris ………………….……………………… 5
2.2.1. Berdasarkan Ruang Lingkup Tanggung Jawabnya…. 5
2.2.2 Berdasarkan Kemampuan dan Pengalaman Kerja….. 7
2.2.3 Berdasarkan Spesialisasi Bidang Keahlian …………. 7
2.3 Syarat-Syarat Sekretaris ………….…………………………… 8
2.3.1 Syarat-Syarat Umum ………………………………….. 8
2.3.2 Syarat-Syarat Khusus …………………………………. 11

2.4 Ruang Lingkup Tugas Sekretaris……………………………….. 12
2.4.1 Tugas Rutin ……………………………………………….. 13
2.4.2 Tugas Instruksi ……………………………………………. 16
2.4.3. Tugas Kreatif………………………… ………………….. 18
BAB 3 METODE PENELITIAN ………………………….…………….…. 19
3.1 Cara Pengumpulan Data …………………………………….. 19
3.2 Jenis Sumber Data .……………………………………..……. 20
3.3 Teknik Analisis Data …………………………………………. 20
BAB 4 HASIL PEMBAHASAN ………………..………………..………… 21
4.1 Gambaran Umum Perusahaan ………….………..……..…… 21
4.1.1 Sejarah Berdirinya Perusahaan ………….…….……. 23
4.1.2 Bidang Kegiatan Perusahaan ……………….….……. 25
4.1.3 Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan……………………… 26
4.1.4 Makna Logo Perusahaan ……………………………. 27
4.1.5 Stuktur Organisasi Perusahaan ………………….. .. 29
4.2 Tinjauan Tentang Tugas-Tugas Sekretaris Direktur
Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan ……………… ………..…..…………….. 34
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN…….………………………….……….. 45
5.1 SIMPULAN ………………………………………..…..……… 45
5.2 SARAN ……………..…………………………….…..………. 46
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1: Nomor Ekstensi Telepon Perusahaan
Lampiran 2: Buku Kunjungan Tamu
Lampiran 3: Lembar Disposisi
Lampiran 4: Kartu Dosir
Lampiran 5: Surat Masuk ekstern
Lampiran 6: Surat Keluar
Lampiran 7: Surat Masuk Intern
Lampiran 8: Buku Takah
Lampiran 9: Surat Keterangan Perjalanan Jabatan
Lampiran 10: Perhitungan Biaya Perjalanan Jabatan
Lampiran 11: Undangan Rapat
Lampiran 12: Notulen Rapat
Lampiran 13: Daftar Pertanyaan

kesimpulan

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

BAB 5
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dikemukakan pada Tugas
Akhir ini maka penulis menyimpulkan sebagai berikut:
1. Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan merupakan sekretaris pimpinan dan berdasarkan kemampuan dan pengalaman kerja termasuk sekretaris senior
2. Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
a. Tugas Rutin
Tugas rutinnya adalah: melakukan pengetikan, menelepon dan menerima telepon, menerima tamu, korespondensi, pengurusan surat-surat masuk dan filing
b. Tugas Instruksi
Tugas instruksi yaitu: penyusunan jadwal perjalanan dan pengaturan keuangan
c. Tugas Kreatif
Tugas kreatif Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan adalah sebagai berikut: mengirimkan ucapan selamat, dukacita, memesan karangan bunga dan mengubah tata ruang kantor
3. Tugas_tugas yang dilaksanakan oleh sekretaris pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan telah dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan teori yang dikemukakan, tetapi masih ada perbedaan perbedaan dengan praktiknya seperti:
a. Dalam penanganan telepon sekretaris tidak membuat formulir pesan telepon sedangkan dalam teori sekretaris membutuhkan pesan telepon untuk mencatat hal-hal penting yang disampaikan kepada pimpinan jika pimpinan tidak berada di kantor
b. Dalam mengelola keuangan pimpinan sekretaris hanya melakukan kegiatan pengaturan keuangan sedangkan untuk mengelola kas kecil dilakukan oleh Direktorat Keuangan begitu juga dengan pengurusan keuangan di bank tidak dilakukan oleh sekretaris
c. Dalam melakukan pengurusan surat-surat masuk sekretaris tidak lagi membuka amplop karna telah dilakukan oleh tata usaha,
d. Sekretaris tidak membuat kartu indeks atau kartu arsip tetapi menggunakan buku takah
5.2 Saran
Berdasarkan simpulan dari bab sebelumnya maka penulis memberikan
saran sebagai bahan pertimbangan untuk perusahaan.
a. Sebaiknya sekretaris membuat formulir pesan telepon untuk mencatat pesan telepon jika pimpinan tidak berada di tempat
b. Sebaiknya sekretaris langsung menangani keuangan pimpinan di bank karena akan lebih membuat kinerja pimpinannya menjadi lebih efektif.
c. Sebaiknya sekretaris membuat kartu indeks agar dapat memudahkan pencarian arsip

BAB 5
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dikemukakan pada Tugas
Akhir ini maka penulis menyimpulkan sebagai berikut:
1. Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan merupakan sekretaris pimpinan dan berdasarkan kemampuan dan pengalaman kerja termasuk sekretaris senior
2. Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
a. Tugas Rutin
Tugas rutinnya adalah: melakukan pengetikan, menelepon dan menerima telepon, menerima tamu, korespondensi, pengurusan surat-surat masuk dan filing
b. Tugas Instruksi
Tugas instruksi yaitu: penyusunan jadwal perjalanan dan pengaturan keuangan
c. Tugas Kreatif
Tugas kreatif Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan adalah sebagai berikut: mengirimkan ucapan selamat, dukacita, memesan karangan bunga dan mengubah tata ruang kantor
3. Tugas_tugas yang dilaksanakan oleh sekretaris pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan telah dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan teori yang dikemukakan, tetapi masih ada perbedaan perbedaan dengan praktiknya seperti:
a. Dalam penanganan telepon sekretaris tidak membuat formulir pesan telepon sedangkan dalam teori sekretaris membutuhkan pesan telepon untuk mencatat hal-hal penting yang disampaikan kepada pimpinan jika pimpinan tidak berada di kantor
b. Dalam mengelola keuangan pimpinan sekretaris hanya melakukan kegiatan pengaturan keuangan sedangkan untuk mengelola kas kecil dilakukan oleh Direktorat Keuangan begitu juga dengan pengurusan keuangan di bank tidak dilakukan oleh sekretaris
c. Dalam melakukan pengurusan surat-surat masuk sekretaris tidak lagi membuka amplop karna telah dilakukan oleh tata usaha,
d. Sekretaris tidak membuat kartu indeks atau kartu arsip tetapi menggunakan buku takah
5.2 Saran
Berdasarkan simpulan dari bab sebelumnya maka penulis memberikan
saran sebagai bahan pertimbangan untuk perusahaan.
a. Sebaiknya sekretaris membuat formulir pesan telepon untuk mencatat pesan telepon jika pimpinan tidak berada di tempat
b. Sebaiknya sekretaris langsung menangani keuangan pimpinan di bank karena akan lebih membuat kinerja pimpinannya menjadi lebih efektif.
c. Sebaiknya sekretaris membuat kartu indeks agar dapat memudahkan pencarian arsip

bab 4 HASIL

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

BAB 4
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambaran Umum Perusahaan
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) yang disingkat dengan Pelabuhan I (bukan Pelindo) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melaksanakan kegiatan di bidang pelayanan jasa kepelabuhan di Indonesia di bawah pengelolaan Kantor Menteri Pemberdayaan BUMN. Wilayah Kerja PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) meliputi 3 (tiga) provinsi, yaitu Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Riau. PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) membawahi 15 (lima belas) Pelabuhan Cabang, 10 (sepuluh) Pelabuhan Perwakilan dan 6 (enam) Unit Usaha lainnya, seperti yang terlihat di bawah ini:
NO PELABUHAN
CABANG PELABUHAN
PERWAKILAN
1 Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
1. Lhokseumawe
2. Malahayati 2.1 Meulaboh
2.2 Sabang
3. Kuala Langsa
2 Provinsi Sumatera Utara
1. Belawan 1.1 Kuala Tanjung
1.2 Pangkalan Susu
2. Unit Usaha Terminal Peti Kemas
Belawan
3. Sibolga
4. Tanjung Balai Asahan
5. Gunung Sitoli
6. RSU Belawan Bahagia
7. Balai Pendidikan dan Latihan
8. Unit Galangan Kapal
9. Klinik Terpadu Krakatau
3 Provinsi Riau
1. Dumai 1.1 Bagan Siapi-api
2. Pekan Baru 2.1 Sei Pakning
2.2 Perawang
3. Tanjung Pinang 3.1 Batam
3.2 Tanjung Uban
3.3 Pulau Sambu
3.4 Sei Kolak Kijang
4. Tembilahan 4.1 Kuala Elok
5. Tanjung Balai Karimun
6. Bengkalis
7. Selat Panjang
8. Rengat
9. RSU Putri Hijau
Dari seluruh cabang Pelabuhan/Unit usaha yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), terdapat 5 (lima) cabang Pelabuhan andalan yang memberi kontribusi laba yang cukup dominan bagi perusahaan. Cabang Pelabuhan andalan yang memberikan kontribusi laba yang cukup besar diantaranya Cabang Pelabuhan Belawan, Unit Terminal Peti Kemas, Cabang Pelabuhan Dumai, Cabang Pelabuhan Lhokseumawe, Cabang Pelabuhan Tanjung Pinang dan Cabang Pelabuhan Tanjung Baru. Sementara segmen usaha yang dominan dalam memberikan kontribusi pendapatan ke perusahaan adalah segmen usaha Pelayanan Peti Kemas, Pelsus, Tambat, Penundaan, Pemanduan dan Labuh.
4.1.1 Sejarah Berdirinya PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) I Medan
Nama lengkap PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) disingkat PT Pelabuhan I, berkantor pusat di Jalan Krakatau Ujung No. 100 Medan-20241, Sumatera Utara, Indonesia.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) sebelumnya adalah perusahaan milik pemerintah Belanda yang diberi nama “Haven Badrift”, nama ini terus dipakai sampai dengan tahun 1950.
Pada tahun 1951 Haven Badrift dirubah menjadi “Jawatan Pelabuhan” yang pimpinannya disebut Direktur Pelabuhan, nama ini digunakan selama 5 (lima) tahun, dan pada tahun 1951, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 1961 lembaran Negara No. 128 tahun 1961, Perusahaan Pelabuhan Negara berubah Menjadi Perusahaan Negara Pelabuhan Daerah I yang disingkat dengan P.N Pelabuhan Daerah I dan nama pimpinannya menjadi Direktur P.N Labuhan .
Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1969 dan Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 1969 nama Pengusaha Pelabuhan dirubah menjadi Badan Penguasa Pelabuhan (BPP) yang dipimpin oleh Administrator Pelabuhan (ADPEL) selaku penanggung jawab tunggal dan dibantu semacam penasehat yaitu “Badan musyawarah Pelabuhan (BMP)”. Administrator ini berada di bawah pengawasan Kepala Daerah Pelayaran. Administrator Pelabuhan (ADPEL) ini berada di bawah pengawasan Kepala Daerah Pelayaran.
Dengan perubahan ini, maka tanggal 17 Juli 1969 dilakukan acara serah terima Penguasa Pelabuhan Belawan yang pada saat itu merangkap sebagai Kepala Daerah Pelayaran I yaitu Kol. Soetoyo Hamijoyo kepada Drs. Soemantri sebagai pejabat Administrator Pelabuhan (ADPEL) Belawan yang pertama. Peristiwa ini disaksikan oleh Menteri Perhubungan Repubik Indonesia yaitu Frans Seda.
Pada tahun 1983 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 1983 Badan Penguasa Pelabuhan dirubah menjadi Perusahaan Umum Pelabuhan I/ PERUMPEL I.
Seluruh Pelabuhan yang diusahakan di Wilayah Nusantara dibagi menjadi 4 (empat) kelompok pemguasa yang diselenggarakan secara profesional dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen dan prinsip-prinsip ekonomi penguasa dalam bentuk Badan Usaha Milik Negara dengan status Perusahaan Umum (Perum) di lingkungan Departemen Perhubungan (Dephub). Pelabuhan Belawan termasuk dalam Perum Pelabuhan I bersama 15 (lima belas) Pelabuhan Cabang, 10 (sepuluh) Perwakilan Pelabuhan, serta 6 (enam) Unit Usaha lainnya yang berada di Sumatera Utara, Aceh dan Riau. Pimpinan dari Perum ini adalah Direksi, sedangkan untuk Pelabuhan Cabang dipimpin oleh Cabang, sementara jabatan Administrator Pelabuhan (ADPEL) tetap ada.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.56 tahun 1991, tanggal 10 Oktober 1991 dengan akte Notaris Imas Fatimah, S.H. No. 1 tanggal 1 Desember 1992 yang telah diumumkan dalam Berita Negara RI No. 87 tahun 1994 tanggal 1 November 1994, Perum Pelabuhan I berubah bentuk Badan Usaha menjadi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) dan ini berlaku sejak tanggal 18 Desember 1992 sampai dengan sekarang.
4.1.2 Bidang Kegiatan Perusahaan
Lapangan usaha Pelabuhan Umum yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) sebagaimana tertuang dalam pasal 3 ayat 2 Akte Notaris Imas Fatimah, S.H. Nomor 1 tanggal 1 Desember 1992 yang dimuat dalam Berita Negara RI tanggal 2 Januari 1999 Nomor 1 adalah:
No Pusat Pelayanan Segmen Usaha
1 Pelayanan Jasa Kapal Labuh, tambat, penundaan dan pemanduan
2 Pelayanan Jasa Barang Dermaga dan penumpukan
3 Pelayanan Jasa Alat-Alat Persewaan, alat-alat bongkar
Muat
4 Pelayanan Jasa Bongkar Muat Bongkar muat peti kemas dan
non-peti kemas di Dermaga
Konvensional
5 Pelayanan Jasa Peti Kemas Bongkar muat peti kemas di Terminal Peti kemas
6 Pelayanan Jasa Kepelabuhan lainnya:
Rupa-rupa usaha a. Penggunaan tanah milik
pelabuhan
b. Persewaan bangunan/ruangan
c. Listrik dan air
d. Pas masuk Pelabuhan dan Terminal
7 Pelayanan Rumah Sakit Pelabuhan Jasa Rumah Sakit
8 Pelayanan Pendidikan dan latihan Pendidikan dan Latihan (Diklat)

9 Pelayanan Unit Galangan Kapal Perbaikan Kapal (Dock)
10 Jasa Transportasi Trucking, Depo Peti Kemas
11 Jasa Informasi –

4.1.3 Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan
1. Visi Perusahaan
“Mewujudkan pelayanan kepelabuhan berkualitas dan berada di dalam jaringan transportasi laut global, serta mampu memenuhi harapan Stockholder”
Visi tersebut diwujudkan melalui beberapa hal yaitu:
a Pelayanan Kepada Pelanggan
Pelayanan efektif nonstop dengan pola kerja 24 jam dan mengupayakan koordinasi dengan mitra usaha terkait.
b Kualitas Output Semua Unit
Pelayanan yang cepat, tepat untuk setiap kapal sehingga tercipta part time yang minimal dan waiting time paling pendek
c Profesionalisme Semua Lini
Meminimalisir tingkat kecelakaan dan kerusakan muatan.
d Keunggulan Dalam Persaingan Melalui Pengembangan Sistem
Pelaksanaan pelayanan melalui sistem pelayanan satu atap (one stop service) dengan mengutamakan teknologi komputer yang dapat menjangkau seluruh jaringan pemakai jasa, serta instansi terkait seperti Bea dan Cukai, Karantina, Imigrasi dan Keselamatan Keamanan.
e Produktivitas
Peningkatan peran pelabuhan bagi transportasi dan perdagangan melalui: pembentukan masyarakat pelabuhan, pembentukan forum komunikasi masyarakat pelabuhan, Pemda, Kadin dan asosiasi lainnya, kerja sama dengan kawasan industri, pembentukan Maritime Business Centre (MBC) serta membentuk jaringan informasi dengan pengguna jasa instansi terkait.
f Pertumbuhan
Kualitas pelayanan semakin meningkat, membuat pertumbuhan usaha akan semakin baik sehingga mampu meningkatkan penerimaan negara.
2. Misi Perusahaan
“Menyediakan jasa kepelabuhan yang berkualitas yang berperan sebagai pusat logistik, memberikan nilai tambah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah”
3. Tujuan Perusahaan
1. Meningkatkan kepuasan pelanggan dan meningkatkan laba usaha, serta melaksanakan pembangunan di bidang usaha jasa kepelabuhan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas
2. Menunjang kebijakan, sasaran dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional
4.1.4 Makna Logo Perusahaan
Dasar bentuk logo PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) mengacu kepada bentuk dasar belah ketupat. Berbentuk garis horizontal sebagai bentuk kolam dan bentuk sudut sebagai simbol dermaga.
Logo perusahaan ini terdiri atas gabungan unsur daratan/dermaga dan kolam Pelabuhan di depan dermaga..
Logo digunakan untuk:
1 Barang-barang keperluan kantor dan alat stationary, seperti:
kop surat, tulisan dinas, memo, amplop, map, dan berbagai cetakan dan publikasi.
2 Sarana luar ruangan seperti:
a Petunjuk arah, papan nama perusahaan, papan masuk pelabuhan
b Sarana kendaraan seperti: mobil operasional, sepeda motor operasional, bus karyawan.
c Fasilitas dan peralatan pelabuhan yaitu; gudang, kapal pandu, dan peralatan bongkar muat.
d Pakaian seragam yaitu: pakaian kerja (operator peralatan dan anak buah kapal), pakaian olahraga dan pakaian dinas harian
e Sarana promosi seperti: stiker, gantungan kunci, buklet dan sarana promosi lainnya
Adapun nilai-nilai dari logo PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan adalah sebagai berikut:
1. Nilai secara simbol
a. Dinamis dan atraktif
b. Melayani dan ramah
c. Akrab
2. Nilai Aplikasi
a. Perlu warna pendukung dan aplikasi.
b. Digunakan untuk umum.

4.1.5 Stuktur Organisasi Perusahaan
Bersasarkan Surat Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) No. PR./01/1/10/P.I-04 tanggal 08 April 2004 tentang Organisasidan Tata Kerja Kantor Pusat, serta No.PR.01/2/4/P.I-05 tanggal 20 Desember 2005 tentang Perubahan Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) pada dasarnya berbentuk Garis dan Staf.
Adapun pembagian tugas dan pendelegasian wewenang antara lain diatur sebagai berikut:
1. Direktur Utama
a Untuk dan atas nama Direksi serta mewakili perseroan menerima petunjuk-petunjuk dari dan bertanggung jawab kepada RUPS tentang kebijakan umum untuk menjalankan tugas pokok perusahaan dan tugas-tugas lain yang ditetapkan RUPS
b Melaksanakan tugas-tugas pokok perusahaan dan usaha lain
c Mengendalikan pelaksanaan kebijaksanaan Direksi yang dilakukan oleh para Direktur.
Untuk kelancaran pelaksanaan tugas, Direktur Utama dibantu oleh Satuan Pengawasan Intern, Corporate Secretary, Biro Hukum dan Biro Logistik, dengan fungsi dan tugas masing-masing sebagai berikut:
1) Satuan Pengawasan Intern
Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut
i. Membantu Direktur Utama dalam melakukan penilaian secara independent atas sistem pengendalian pengelolaan perusahaan dan penilaian atas pelaksanaan pengelolaan melalui pemeriksaan keuangan dan operasional pada Kantor pusat, Cabang-cabang Pelabuhan dan Unit-unit Usaha di Lingkungan Perusahaan
ii. Memberikan laporan dan saran-saran perbaikan kepada Direktur Utama dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan yang efisien, efektif, dan ekonomis dalam rangka mendorong perwujudan Good Corporate Governance.
2) Corporate Secretary
Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut:
i. Menyiapkan pembinaan
ii. Menyusun program kerja
iii. Menyelenggarakan kegiatan hubungan internasional, kehumasan, kesekretariatan Direksi dan hubungan antara lembaga dalam pencapaian tujuan perusahaan.
3) Biro Hukum
Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut
i. Menyiapkan pembinaan
ii. Menyusun program kerja dan menyelenggarakan sosialisasi peraturan perusahaan/perundang-undangan yang berlaku, penelaan peraturan perusahaan, perlindungan kepentingan perusahaan penyimpanan dokumen
iii. Pemberian bantuan dan pertimbangan hukum didalam pengelolaan perusahaan
4) Biro Logistik
Tugas-tugasnya adalah sebagai berikut
i. Menyiapkan pembinaan dan pengembangan sistem logistik perusahaan
ii. Menyusun program kerja
iii. Menyelenggarakan kegiatan logistik perusahaan yang meliputi pengadaan, perbekalan, pendistribusian, dan pengendalian pengadaan bidang teknik dan non teknik serta pengelolaan administrasi pengadaan barang dan atau jasa.
2. Para Direktur
a Memberikan bahan-bahan masukan, pertimbangan dan saran-saran untuk menetapkan kebijakan Direksi
b Bertindak atas Nama Direksi untuk masing-masing Direktorat
c Disamping tugasnya sebagai anggota Direksi masing-masing Direktur bertugas memimpin seluruh kegiatan tata laksana Direktorat yang dipimpinnya.
d Dalam menjalankan tugasnya dan fungsinya masing-masing Direktur wajib bertindak sesuai dengan kebijakan Direksi
e Masing-masing Direktur dapat bertindak untuk dan atas nama serta mewakili Direksi setelah diberi pelimpahan wewenang berdasarkan surat kuasa dari Direksi Utama.
Secara lebih khusus, tugas masing-masing Direktur tersebut dapat diuraikan masing-masing sebagai berikut:
1) Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha, sebagai Kepala Direktorat yang mempunyai tugas membina dan menyelenggarakan Bidang Pemasaran, Pengembangan Usaha, Teknologi Informasi, Perencanaan Teknik dan konstruksi serta peralatan sesuai dengan kebijakan pengusahaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha membawahi beberapa bidang kerja yang masing-masing bidang kerja tersebut dipimpin oleh Senior Manajer, yaitu:
i. Senior Manajer Pemasaran
ii. Senior Manajer Pengembangan Usaha dan Teknologi Informasi
iii. Senior Manajer Perencanaan Teknik dan Konstruksi
iv. Senior Manajer Peralatan.
2) Direktur Operasi, sebagai Kepala Direktorat yang mempunyai tugas membina dan menyelenggarakan kegiatan Bidang Operasi Pelayanan jasa ke pelabuhan yang meliputi wilayah operasi I, wilayah operasi II, wilayah operasi, manajemen risiko dan jaminan mutu, sesuai dengan kebijakan pengusahaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut, Direktur Operasi membawahi beberapa bidang kerja yang masing-masing bidang kerja tersebut dipimpin oleh seorang Senior Manajer, antara lain:
i. Senior Manajer Wilayah I
ii. Senior Manajer Wilayah II
iii. Senior Manajer Wilayah III
iv. Senior Manajer Manajemen Resiko dan Jaminan Mutu
3) Direktur Keuangan, sebagai Kepala Direktorat
Direktur keuangan mempunyai tugas membina dan menyelenggarakan
kegiatan bidang Akuntansi Keuangan serta Kemitraan dan Bina Lingkungan, sesuai dengan kebijakan pengusahaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut Direktur Keuangan membawahi beberapa bidang kerja yang masing-masing bidang kerja tersebut dipimpin oleh Senior Manajer, antara lain:
i. Senior Manajer Akuntansi Manajemen
ii. Senior Manajer Perbendaharaan
iii. Senior Manajer Akuntansi Keuangan
iv. Senior Manajer Kemitraan dan Bina Lingkungan.
4) Direktur Personalia dan Umum, sebagai Kepala Direktorat yang mempunyai tugas membina dan menyelenggarakan kegiatan perencanaan dan pengembangan organisasi dan sumber daya manusia, memelihara hubungan ketenagakerjaan, administrasi SDM dan kesejahteraan SDM serta Administrasi Umum, sesuai dengan kebijakan pengusahaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut Direktur Personalia dan Umum membawahi beberapa bidang kerja yang masing-masing bidang kerja tersebut dipimpin oleh Senior Manajer, antara lain:
i. Senior Manajer Perencanaan Organisasi dan Sumber Daya Manusia
ii. Senior Manajer Adminstrasi dan Kesejahteraan SDM
iii. Senior Manajer Umum

bab 1 PENDAHULUAN

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul
Seiring dengan perkembangan teknologi dan perkembangan era globalisasi yang berkembang semakin pesat, maka perusahaan bersaing untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan berusaha untuk mendapatkan tujuan yang hendak dicapai.
Di zaman ekonomi global dengan tingkat teknologi tinggi, para pimpinan menjadi tergantung pada dukungan stafnya, karena di dalam sebuah perusahaan terdapat begitu banyak aktivitas kantor yang tidak dapat dilakukan oleh seseorang saja. Kondisi demikian membuat para pimpinan perusahaan membutuhkan jasa sekretaris yang lebih handal dan profesional dalam menjalankan kegiatan perusahaan yang sangat kompleks.
Fungsi dan peranan sekretaris semakin dibutuhkan oleh pimpinan. Para pimpinan dalam memanfaatkan waktunya lebih berkonsentrasi pada tugas managerialnya yang penuh tantangan itu dan segala pekerjaan staf didelegasikan kepada sekretarisnya.
Sekretaris adalah seseorang yang membantu seorang pemimpin atau badan pimpinan atau perusahaan, terutama untuk penyelenggaraan kegiatan administratif yang akan menunjang kegiatan manajerial seorang pemimpin atau kegiatan operasional perusahaan. Seorang pimpinan memiliki tugas dan tanggung jawab besar dalam memimpin suatu perusahaan. Semua tugas pimpinan tersebut akan menjadi maksimal dengan adanya bantuan dari sekretarisnya
Dalam perusahaan andil sekretaris memiliki peranan yang besar. Sekretaris merupakan duta dari pimpinan untuk menangani klien yang akan bertemu dengan pimpinan. Sekretaris merupakan penghubung pimpinan dengan relasi atau pejabat yang akan mengadakan pembicaraan. Sekretaris memiliki tugas-tugas untuk membantu pimpinan menyiapkan agenda rapat, menyusun administrasi perusahaan, mengatur daftar kegiatan pimpinan, menangani telepon yang ditujukan untuk pimpinan dan menangani pembuatan laporan serta membuat notulen rapat. Dengan adanya sekretaris maka pimpinan akan lebih dapat bekerja dengan terfokus dan cepat.
Berlatar belakang dari uraian diatas, maka penulis tertarik membuat judul Tugas Akhir tentang “Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan”
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang dibahas adalah Bagaimana Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
1.3 Tujuan Penulisan Tugas Akhir
Adapun tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
1.4 Manfaat Penulisan Tugas Akhir
Adapun manfaat penulisan Tugas Akhir ini adalah:
1. Menambah pengetahuan bagi penulis tentang Adapun tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
2. Memberikan informasi kepada pembaca mengenai Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan
3. Sebagai bahan masukan kepada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan
4. Menambah bahan bacaan di perpustakaan Politeknik Negeri Medan
1.5 Sistematika Penulisan Tugas Akhir
Agar penulisan Tugas Akhir ini lebih sistematis dan terarah maka dibuat sistematika penulisan yaitu:
BAB 1 PENDAHULUAN
Dalam bab ini penulis menguraikan tentang hal-hal yang mendasari penulisan tugas akhir ini yaitu latar belakang pemilihan judul, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan, dan sistematika penulisan.
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
Dalam bab ini penulis menguraikan pengertian sekretaris, jenis-jenis sekretaris , syarat-syarat sekretaris dan ruang lingkup tugas sekretaris.
BAB 3 METODE PENELITIAN
Dalam bab ini penulis menguraikan tentang metode penelitian yang digunakan penulis dalam mengumpulkan data yang diperlukan yang terdiri dari cara pengumpulan data, jenis sumber data dan teknik analisis data.
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini penulis menguraikan tentang pelaksanaan Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan dan membandingkannya dengan teori yang terdapat pada tinjauan pustaka.
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN
Dalam bab ini penulis menguraikan simpulan dan saran dari permasalahan yaitu tentang Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.

daftar pertanyaan

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

DAFTAR PERTANYAAN

Tugas Rutin

No
Pertanyaan
Jawaban

Ya Tidak

1 Apakah Ibu menerima langsung semua surat-surat yang masuk ke PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan?

2 Apakah ibu mencatat surat masuk ke dalam buku agenda surat masuk?

3 Apakah ibu membuka amplop surat masuk?

4 Apakah ibu mencatat surat keluar ke dalam buku agenda surat keluar?

5 Apakah ibu mengetik konsep surat pimpinan?

6 Apakah ibu membuat kartu indeks?

7 Apakah ibu menerima langsung telepon yang masuk?

8 Apakah ibu menerima tamu yang datang?

9 Apakah ibu menerima dikte dari pimpinan?

10 Apakah ibu membubuhkan paraf pada buku atau kartu antaran surat?

11 Apakah ibu membuat sendiri cara penyimpanan arsip?

12 Apakah ibu mengirim faksimilie?
13 Apakah ibu membuat laporan pimpinan?
14 Apakah Ibu mengurus perjalanan dinas pimpinan?
15 Apakah Ibu membuat notulen rapat?
16 Apakah Ibu membuat laporan?

Tugas insidentil

No
Pertanyaan
Jawaban

Ya Tidak

1 Apakah Ibu menyusun daftar nama tamu lengkap dengan alamat dan nomor teleponnya?

2 Apakah ibu menyusun daftar janji temu pimpinan dengan rekanan?

3 Apakah ibu menyusun jadwal kerja pimpinan dengan mencatatnya ke dalam buku agenda kerja pimpinanan?

4 Apakah Ibu mempersiapkan presentasi pimpinan?

Tugas kreatif

No
Pertanyaan
Jawaban

Ya Tidak

1 Apakah ibu membuat rencana kerja anda dalam agenda?
2 Apakah ibu menyiapkan perabotan kantor?
Apakah Ibu mengirim ucapan selamat pada relasi?
3 Apakah Ibu mengubah tata ruang kantor?

persetujuan

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

LEMBAR PERSETUJUAN
Yang bertanda tangan di bawah ini, Dosen Pembimbing Penulisan Laporan Tugas Akhir, dan Ketua Jurusan menyatakan bahwa laporan tugas akhir dari

ROSMERI MANIK
NIM 0705091078
Dengan judul,
Tugas-Tugas Sekretaris Direktur Personalia dan Umum Pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan
Medan, Agustus 2010

Disetujui oleh:

Ketua Jurusan,
Administrasi Niaga, Dosen Pembimbing

Nursiah Fitri, S.E. Rosita, S.E., M.Si.
NIP 19640222 199003 2 003 NIP 19621123 198911 2 001

Posted: Agustus 9, 2010 in Uncategorized

TUGAS-TUGAS SEKRETARIS
DIREKTUR PERSONALIA DAN UMUM
PADA PT PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO)
MEDAN

TUGAS AKHIR

Disusun sebagai Satu Syarat Menyelesaikan
Pendidikan Program Diploma 3

Oleh
ROSMERI MANIK
NIM 0705091078

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS
JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA
POLITEKNIK NEGERI MEDAN
MEDAN 2010